Tips berhenti di Tanjakan

0

Berhenti di Tanjakan

Tanjakan adalah salah satu relief permukaan jalan yang mau tidak mau harus dilewati oleh para pengemudi. Oleh karena itu, wajib bagi para pengemudi untuk menguasai tekhnik-tekhnik mengemudi di tanjakan, termasuk cara melewati tanjakan atau pun cara berhenti di tanjakan. Bagi para pengendara atau pengemudi yang sudah biasa mengendarai mobil dan melewati segala macam bentuk jalanan, berhenti di tanjakan adalah hal yang sangat mudah dan normal untuk dilakukan tanpa mengalami kesulitan apapun.

Namun lain halnya dengan pengemudi pemula. Para pengemudi pemula kerap kali masih canggung bila akan berhenti di tanjakan. Nah, untuk anda para pengemudi pemula, tips berhenti di tanjakan berikut ini akan sangat berguna bagi anda untuk menambah ketangkasan anda dalam berkendara. Yuk disimak!

Adapun tips berhenti di tanjakan adalah sebagai berikut:

  1. Tips berhenti di tanjakan yang pertama kali adalah dengan mencoba menyesuaikan gigi persneling. Jika anda melalui tanjakan yang bisa dikatakan sangat curam dan tajam maka anda dapat menggunakan persneling 1. Namun, jika tanjakan yang anda lewati cukup aman atau tidak terlalu curam dan tajam, maka anda dapat menggunakan persneling 2 atau 3. Nah, bagaimana jika anda ingin berhenti di tengah-tengah tanjakan ini? Maka ada dua tips berhenti di tanjakan yang bisa anda lakukan. Tips pertama adalah berhenti dengan menggunakan rem tangan. Selain penggunaan rem tangan, anda pula dapat menggunakan tips berhenti di tanjakan yang kedua yaitu dengan mengkombinasikan antara penggunaan gas dan kopling yaitu dengan menggunakan rem kaki disertai dengan stop setengah kopling. Cara yang kedua ini dapat anda aplikasikan jika anda ingin menghentikan mobil secara mendadak pada tanjakan yang tak terlalu curam dan untuk waktu yang hanya sesaat atau sebentar saja. Jika anda ingin mengaplikasikan cara ini, anda cukup menginjak pedal kopling sambil menahan pedal gas sehingga mobil berhenti. Jika anda ingin melajukan kembali mobil tersebut, anda hanya cukup melepaskan kembali pedal kompling sambil menekan pedal gas. Adapun tekhnik ini kurang  praktis untuk dilakukan karena akan membuat bbm anda lekas habis dan kampas kopling pun menjadi lebih cepat habis.
  2. Tips berhenti di tanjakan berikutnya adalah dengan penggunaan rem tangan. Tekhnik ini bisa dikatakan kebalikan dari tekhnik sebelumnya karena tekhnik ini normalnya dilakukan saat anda berada pada tanjakan yang cukup curam serta tajam. Jika anda ingin mengaplikasikan tekhnik ini, anda hanya cukup menarik tuas pada rem tangan serta memindahkan persneling menjadi ke dalam keadaan netral. Hal ini akan membuat mobil anda berhenti melaju. Dan jika anda ingin melajukan kembali mobil anda, anda dapat memindahkan kembali posisi persneling yang sebelumnya berada pada posisi netral ke gigi 1 sambil menekan pedal gas. Kemudian secara perlahan, lepaskanlah pedal kopling sehingga mobil mulai berjalan. Setelah itu, secara perlahan pula, turunkanlah rem tangan agar mobil tidak mundur dari tanjakan. Hal ini akan membuat mobil anda melaju kembali.

Nah, bagaimana? Bisa dipraktekkan cara berhenti di tanjakan yang kami ulas di atas? Semoga informasi yang kami bagikan pada artikel di atas mengenai Tips berhenti di tanjakan bermanfaat bagi anda para pengemudi pemula. Dan terima kasih telah menyimak artikel kami selamat praktek dan selamat melewati serta berhenti di tanjakan ya sobat!

Yuk bagikan :)

Otosini merupakan situs yang mengulas informasi seputar otomotif terutama untuk kendaraan roda Empat. Melalui situs ini anda bisa mendapatkan informasi spesifikasi mobil, harga terbaru serta informasi informasi lainnya

Silahkan berkomentar melalui platform yang anda sukai

Loading Facebook Comments ...

Leave A Reply

error: Terima kasih telah berkunjung :)